Tangerang, 16 September 2026 - Transformasi digital terus membawa perubahan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Di tengah kebutuhan perusahaan untuk bekerja lebih efektif dan produktif, teknologi menjadi bagian penting dalam membangun proses HR yang lebih terintegrasi.
Hal ini menjadi salah satu fokus kehadiran EATS dan ERIS dari PT Media Inovasi Indonesia dalam Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 yang berlangsung pada 15–16 September 2026 di NICE PIK 2, Tangerang. Mengusung tema “Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity”, IHCBS 2026 mempertemukan praktisi dan pemimpin human capital untuk membahas perkembangan AI, digitalisasi, dan produktivitas dunia kerja.
Melalui kehadirannya di IHCBS 2026, EATS memperkenalkan solusi HR terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola berbagai kebutuhan employee management, mulai dari absensi, cuti, administrasi karyawan, payroll, hingga pengelolaan kinerja. Sementara itu, ERIS melengkapi ekosistem tersebut melalui solusi recruitment yang membantu perusahaan mengelola proses rekrutmen secara lebih terstruktur dan mendapatkan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan.
Selain mendukung perusahaan dalam proses recruitment, ERIS juga menyediakan berbagai informasi dan lowongan pekerjaan bagi pencari kerja. Kehadiran ERIS diharapkan dapat mempertemukan perusahaan dengan kandidat yang tepat sekaligus membuka lebih banyak akses kesempatan kerja bagi masyarakat, sehingga turut berkontribusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran.
Kehadiran EATS dan ERIS juga menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan praktisi HR dan pelaku bisnis dari berbagai sektor. Pengunjung dapat mengikuti live demo, berkonsultasi mengenai kebutuhan HR, serta melihat bagaimana teknologi dapat mendukung perjalanan HR mulai dari recruitment hingga employee management.
Melalui partisipasi dalam IHCBS 2026, EATS dan ERIS terus memperkenalkan solusi teknologi HR yang dapat membantu perusahaan menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis, sekaligus membuka peluang kolaborasi untuk membangun ekosistem human capital yang lebih terintegrasi dan produktif.